PROFIL
MA Sunan Ampel Kraton Pasuruan yang beralamat di Km 1 Sidogiri RT.1 RW. 5 Desa Karanganyar kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan dengan SK kantor Wilayah Departemen Agama Propinsi Jawa Timur Nomor: Wm. 06.04/PP.03.2/756/SKP/2003 tanggal 01 April 2003 dibawah naungan Yayasan Sunan Ampel Sidogiri Karanganyar yang pertama kali diketuai KH AD Rohman Syakur. Kegiatan pembelajaran sudah dimulai sejak awal tahun pelajaran 2001-2002 dengan status terdaftar dan memiliki Nomor Statistik Madrasah (NSM) 131235140026.tanggal 10 Juni 2001.
Pendirian MA Sunan Ampel Kraton tidak lepas dari keberadaan MTs Sunan Ampel Kraton. Lembaga pendidikan yang berdiri tahun 1994 MTs Sunan Ampel Kraton perlu adanya lembaga Madrasah Aliyah sebagai kelanjutan pendidikan murid Madrasah Tsanawiyah hal itu seiring dengan harapan wali santri di pondok Pesantren Sabilul Muttaqien yang berdiri tahun 1976, yang tetep berharap terus mondok sambil menyelesaikan pendidikan formal nya.
Pengasuh pondok pesantren Sabilul Muttaqien sekaligus pengasuh madrasah KH AD Rokhman Syakur menugaskan kepada Bpk Akhmad Dimyati anggota yayasan sunan ampel Sidogiri yang aktif di pendidikan sebagai wakil kepala di MTs Sunan Ampel Kraton guna mempersiapkan pendirian MA yang saat awal pendirian masih gabung dengan MTs dengan Bpk HM Jailani sebagai Kepala MTs. Sampai didaftarkan dan mendapatkan SK.
Bpk Akhmad Dimyati bersama Bpk Kristanti Aji Guru MTs Sunan Ampel membuka pendaftaran gabung dengan MTs Sunan Ampel Kraton.
Setelah itu Bpk Kristanti Aji diangkat sebagai kepala madrasah Aliyah dan Bpk Akhmad Dimyati sebagai wakilnya yang juga merangkap jabatan Kepala MTs Sunan Ampel Kraton.
Tujuan pendirian Madrasah Aliyah mendidik siswa-siswinya sehingga dapat melanjutkan pada jenjang yang lebih tinggi yaitu Pergruan Tinggi Negeri/Swasta dan Penyiapan Tenaga Kerja. MA Sunan Ampel Kraton didirikan dalam rangka membantu peningkatan kualitas sumber daya manusia terutama mempersiapkan generasi muda sebagai insan pembangun yang islami, taqwa, cerdas, terampil, dan mengabdi dalam pembangunan umat Islam yang kuat dan tangguh. Dengan kata lain, MA Sunan Ampel Kraton berdiri dalam rangka mengembangkan kedalaman spiritual, keagungan akhlak, dan kekuatan intelektual. MA Sunan Ampel Kraton beridentitaskan Islam, bersumber pada Alquran dan Assunnah serta berasaskan pancasila. Madrasah ini bersifat independen yang secara etik berpegang teguh pada nilai-nilai kebenaran dan secara organisatoris tidak terikat oleh organisasi politik ataupun organisasi masyarakat manapun, serta berperan sebagai perekat ukhuwah Islamiyah dan menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa. Pada tahun pertama (2001) berdiri jumlah siswa madrasah ini hanya 9 Siswa, seiring dengan perjalanan waktu terus berkembang hingga setiap tahun lebih dari 200 murid baru masuk lewat PPDB dan total murid kelas 10-12 mencapai 600-700 anak, dengan tetap mewajibkan anak belajar di madrasah Diniyah minimal lulus tingkat ibtidaiyah.
Tahun 2005 hingga tahun 2013 Bpk Tri Sudarsono, S. Pd menggantikan Bpk Kristanti Aji sebagai kepala sampai digantikan Bpk Mohammad Ikhyak Ulumuddin, S. PdI hingga tahun 2022. Tahun 2022 Bpk Muhamad Nurul Amin, SHI MPd sebagai kepala madrasah dan digantikan Bpk Mohammad Fuad, S.Pd tahun 2025 sampai sekarang. Perkembanganya MA Sunan Ampel telah menghasilkan output yang sangat baik dan dapat melanjutkan pada Perguruan-perguruan Tinggi favorit di Propinsi Jawa Timur khususnya seperti UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Universitas Negeri Malang, UIN Sunan Ampel Surabaya dan lain-lain, sebagian yang lain sudah banyak bekerja di perusahaan-perusahaan Ternama.
Saat ini status MA Sunan Ampel Kraton terakreditasi B. Komitmen civitas akademika menjadikan MA Sunan Ampel menjadi sekolah unggul, baik dalam kualitas akademik maupun non-akademik. Selain itu, juga mempunyai tujuan mulia dalam pengembangan pendidikan di MA Sunan Ampel. yaitu untuk memaksimalkan prestasi dan pelayanan kepada siswa, masyarakat, agama, bangsa dan negara. Dengan segala keterbatasan dan upaya serta doa, civitas akademika berharap agar para siswa-siswinya bisa menggapai cita-cita hidup bahagia di dunia dan akhirat dengan bekal IPTEK dan IMTAK.
Pasuruan, 7-7-2026
Penulis: H. Ahmad Dimyati, SE